Diabetes VS Merokok: Pengaruh Rokok Pada Gula Darah

Merokok benar-benar menjadi musuh utama kesehatan. Tidak terkecuali bagi seseorang yang menderita diabetes.

Di beberapa negara, merokok menjadi kasus yang paling banyak menyebabkan kematian daripada faktor lain, seperti AIDS, narkoba, pembunuhan, bunuh diri, dan alkohol.

Apabila kamu menderita diabetes maka merokok makin memperburuk kondisi kesehatan. Tidak hanya menaikkan gula darah saja, tetapi juga memicu komplikasi penyakit lain.

Sedangkan jika kamu adalah perokok yang tidak menderita diabetes, kamu juga berisiko besar terkena diabetes tipe 2.

Apa itu diabetes tipe 2?

Diabetes memiliki 2 jenis, yaitu tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 adalah kondisi tubuh seseorang tidak mampu menghasilkan insulin, yang diproduksi oleh pankreas untuk mengubah glukosa dan karbohidrat menjadi energi tubuh.

Tipe ini bisa terjadi pada siapapun dan usia berapapun termasuk anak-anak usia 5 tahun kebawah. Umumnya seseorang yang mengalami diabetes tipe 1 diakibatkan karena keturunan atau keluarga memiliki riwayat penyakit diabetes.

Sedangkan diabetes tipe 2 adalah tubuh tidak maksimal menghasilkan insulin untuk mengontrol gula yang masuk ke dalam tubuh sehingga terjadi kenaikan gula darah. 

Dilansir dari Food and Drug Administration, sejak dua dekade ini penderita diabetes tipe 2 sudah bervariasi, dari usia anak-anak hingga orang dewasa. Padahal di jaman dulu, diabetes tipe 2 hanya dialami orang-orang tua saja atau lansia.

Penyebab utama diabetes tipe 2 pada anak-anak adalah gaya hidup yang tidak sehat. Anak-anak telah mengalami obesitas atau berat badan yang berlebihan. Sehingga semakin meningkat jumlah anak-anak yang terdiagnosis penyakit diabetes. 

Bagaimana merokok bisa memicu diabetes tipe 2?

Menurut Surgeon General, terdapat beberapa alasan kenapa merokok berkaitan erat dengan diabetes tipe 2. 

Kandungan kimia yang ada pada rokok dapat mengganggu fungsi sel tubuh yang berujung pada inflamasi tubuh. Inilah yang menyebabkan kinerja insulin tidak berjalan dengan maksimal. 

Ditambah lagi ketika nikotin bertemu dengan oksigen di dalam tubuh, dapat menyebabkan kerusakan sel yang disebut dengan stres oksidatif. 

Selain itu, perokok lebih tinggi mengalami perut berlemak yang membuat seseorang lebih mudah terkena penyakit diabetes tipe 2 meskipun bukan penderita obesitas.

Kesimpulannya, perokok berisiko terkena diabetes lebih tinggi sebesar 30% – 40% daripada yang tidak merokok sama sekali. Perawatan dan pengobatan diabetes juga menjadi makin sulit karena jumlah nikotin yang terlampau tinggi.

Risiko penderita diabetes yang merokok 

Akibat kandungan nikotin yang memperparah kerusakan sel tubuh, jangan heran jika penderita akan mengalami banyak komplikasi.

Komplikasi tersebut terdiri dari:

  • Penyakit jantung
  • Gangguan mata
  • Gagal ginjal
  • Stroke
  • Kerusakan saraf
  • Disfungsi ereksi

Selain risiko di atas, merokok juga dapat mengacaukan jam tidur. Padahal penderita diabetes dianjurkan memiliki kualitas tidur yang baik. Hal ini bisa memperparah kondisi kesehatan yang dapat membuat gula darah semakin tidak terkontrol.

Diabetes vs merokok: berhenti merokok

Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah berhenti total dari merokok. 

Berhenti merokok memang tidak mudah. Oleh karena itu, kamu membutuhkan dukungan dari orang lain untuk membantu kamu. 

Lekas berhenti dari kebiasaan buruk tersebut, tidak ada kata telat untuk berhenti meskipun kamu telah mengidap penyakit diabetes.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, ketika kamu berhenti dari merokok, tubuh akan mulai mengobati diri sendiri:

  • 20 menit pertama, kecepatan jantung dan tekanan darah akan turun
  • Dalam 12 jam, gas beracun dari rokok, yaitu karbon monoksida, darah kembali normal
  • Dalam 2 minggu hingga 3 bulan, kinerja paru-paru meningkat
  • Dalam setahun, risiko terkena penyakit jantung berkurang drastis daripada yang masih merokok

Bagaimana cara berhenti dari merokok?

Saat kamu berhenti dari merokok untuk kali pertama, kemungkinan akan terjadi peningkatan gula darah. Tetapi kamu tidak perlu panik. Ini terjadi karena adanya kenaikan berat badan setelah berhenti merokok.

Namun beberapa ahli meragukan hal tersebut. Masih belum jelas kenapa peristiwa itu bisa terjadi. 

Apabila kamu merasa kesulitan berhenti merokok, kamu bisa menerapkan beberapa tips berikut ini:

  • Melakukan konseling dengan dokter atau ahli
  • Terapi pengganti nikotin
  • Mindfulness training for smoking cessation (MTS)
  • Menggunakan anti depresan
  • Mengkonsumsi obat oral yang menghalangi nikotin reseptor
  • Melakukan perawatan insomnia

Seperti yang telah kamu ketahui, kalau merokok bisa menyebabkan kenaikan gula darah. 

Lantas, kenapa kamu perlu memperhatikan kestabilan gula darah? Berikut adalah penjelasan mengenai gula darah.

Gula darah stabil 

Menjaga gula darah tetap stabil sangat berperan besar bagi penderita diabetes. 

Sedangkan gula darah yang naik kerap membuat penderita panik. Sebab, hal ini dapat merusak fungsi tubuh yang bisa memicu komplikasi kesehatan.

Oleh karena itu, penderita harus menjaga kestabilan gula darah agar tetap normal. Berikut adalah angka normal gula darah.

  • 8 jam puasa atau tidak makan, kurang dari 100 mg/dL
  • 2 jam setelah makan, kurang dari 140 mg/dL

Bagi sebagian orang yang tidak memiliki riwayat penyakit diabetes, kadar gula darah sebelum makan yaitu sekitar 70 hingga 80 mg/dL. Bahkan ada yang menyentuh angka 60 mg/dL. 

Kewajaran angka tergantung masing-masing orang. Untuk memastikan hal ini silakan berkonsultasi dengan dokter.

Kenapa gula darah tinggi buruk?

Gula darah tinggi sangat buruk bagi kesehatan karena beberapa alasan, yaitu:

  • Mengikis kemampuan sel dalam pankreas untuk menghasilkan insulin. Jika hal ini dibiarkan terus menerus akan berimbas pada kefatalan sistem tubuh.
  • Gula darah tinggi juga menyebabkan pembuluh darah mengeras yang biasa disebut dengan atherosclerosis.

Seperti halnya dengan bagian tubuh lain, gula darah tinggi juga memicu masalah kesehatan, yaitu:

  • Gagal ginjal
  • Pandangan terganggu
  • Penyakit jantung
  • Disfungsi ereksi
  • Melemahkan imunitas tubuh
  • Risiko infeksi
  • Kerusakan saraf tubuh
  • Menghambat aliran darah

Sangat mengerikan bukan risiko di atas? Jangan biarkan tubuh kamu digerogoti oleh penyakit diabetes ini. 

Cara mengontrol gula darah

Kamu bisa melakukan beberapa cara untuk mengatur gula darah agar tetap stabil. Simak tips-tips berikut ini yang sangat baik mencegah dari terjadinya kenaikan gula darah:

  1. Edukasi diri

Ini adalah cara paling penting sebelum kamu menerapkan cara untuk mengatasi gula darah tinggi.

Membekali diri dengan sering membaca tentang diabetes akan membantu kamu mengenal penyakit apa yang sedang ada di dalam diri kamu.

Ini akan membantu kamu untuk menghadapi penyakit diabetes dengan lebih lapang. 

Tidak jarang penderita mengalami stres hingga depresi yang semakin memperparah kondisi kesehatan. Hal ini diakibatkan dari kurangnya pengetahuan tentang apa yang sedang dialami.

Semakin banyak yang kamu ketahui, semakin tahu bagaimana cara menghadapi penyakit ini dengan bijak.

  1. Mengatur pola makan

Buatlah jurnal makan yang berisi waktu makan, pilihan makanan, dan kalori harian tubuh.

Pilihlah makanan yang mengandung gula rendah dan indeks glikemik rendah. Pastikan makanan yang kamu pilih memuat nutrisi tinggi, seperti serat, protein, karbohidrat baik, kalsium, kalium, dan vitamin.

Makanan dengan serat yang tinggi akan membantu usus memperlambat penyerapan gula yang masuk ke dalam tubuh. Sehingga kenaikan gula darah juga lebih kecil resikonya.

Kamu bisa makan makanan berikut ini yang lebih aman bagi penderita diabetes:

  • Gandum utuh
  • Sayuran
  • Ubi-ubian
  • Alpukat
  • Strawberry
  • Blueberry
  • Nasi coklat
  • Yogurt rendah lemak

Walaupun makanan di atas direkomendasikan bagi penderita diabetes, kamu tidak boleh sembarangan makan. Tetap perhatikan jumlah kalori harian tubuh. 

Sesuaikan porsi makanan tersebut dengan kebutuhan tubuh. Jangan makan makanan di atas secara berlebihan karena bisa memicu berat badan berlebih.

  1. Olahraga

Percuma jika kamu hanya mengatur pola makan saja apabila kamu tidak aktif secara fisik.

Rutin berolahraga akan membantu mengoptimalkan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Metabolisme akan menjadi lebih baik sehingga daya tahan tubuh menjadi lebih kuat.

Kamu bisa mengurangi kenaikan gula darah dengan rutin berolahraga setiap hari. Tidak harus angkat beban, kamu juga bisa berolahraga dengan gerakan yang ringan. 

Seperti berjalan kaki minimal setengah jam, berenang, bersepeda, dan jogging.

Pilihlah olahraga yang lebih kamu sukai, ajak teman agar kamu semakin semangat berolahraga.

Nah, itu adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi risiko kenaikan gula darah. Walaupun diabetes tidak dapat disembuhkan, setidaknya kamu bisa meringankan gejala-gejala diabetes yang membuat aktivitasmu terganggu.

Jangan lupa, berhentilah merokok agar gula darah tetap stabil dan tidak memicu komplikasi kesehatan lainnya. Demikian penjelasan mengenai diabetes VS merokok.

Selain itu, kamu juga bisa mengontrol gula darah dengan mengkonsumsi obat herbal, yaitu BIO INSULEAF. Simak bacaan di bawah ini hingga selesai untuk mengatasi gula darah tinggi.

bio insuleaf

Apa itu Bio Insuleaf?

Bio Insuleaf adalah obat herbal yang terbuat dari rempah alami terdiri dari 4 bahan utama, yaitu kayu manis, mengkudu, mahkota dewa, dan brotowali.

Keempat bahan tersebut diracik karena telah terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, sebagai berikut.

  1. Kayu manis
  • Mengontrol kadar gula darah dalam tubuh
  • Mencegah dari peradangan tubuh
  • Menurunkan peningkatan resistensi insulin
  • Melawan virus HIV
  • Menurunkan risiko penyakit jantung
  1. Mengkudu
  • Menstabilkan gula darah
  • Mengatasi nyeri dan pembengkakan sendi
  • Meredakan pilek dan flu
  • Mengatasi tekanan darah tinggi
  • Menangkal radikal bebas
  1. Brotowali
  • Menurunkan gula darah tinggi
  • Menyembuhkan demam kronis
  • Meningkatkan imunitas tubuh
  • Menjaga kesehatan pencernaan
  • Mencegah penyakit tulang
  1. Mahkota dewa
  • Mengatur kadar gula darah
  • Menangkal radikal bebas
  • Mengatasi kolesterol jahat
  • Mengatasi gejala asam urat
  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Bayangkan, keempat bahan-bahan tersebut kamu konsumsi bersamaan. Kesehatan kamu akan semakin membaik terutama gejala-gejala diabetes berkurang secara drastis dalam waktu yang singkat.

Apa saja manfaat Bio Insuleaf?

Saat rempah-rempah tersebut dijadikan satu, yaitu pada sebotol Bio Insuleaf, kamu akan memperoleh manfaat yang melimpah, terdiri dari:

  1. Menstabilkan kadar gula dalam darah
  2. Melancarkan sirkulasi darah
  3. Menghindarkan dari terjadinya inflamasi akibat luka yang sulit sembuh
  4. Mengoptimalkan kinerja pankreas untuk menghasilkan insulin
  5. Menurunkan gula darah yang tinggi
  6. Mencegah dari ketagihan obat-obatan kimia yang bisa menyebabkan kerusakan pada organ dalam tubuh
  7. Mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 akibat gaya hidup yang tidak sehat

Bagaimana aturan minum Bio Insuleaf?

Mengkonsumsi obat herbal Bio Insuleaf cukup mudah, ikuti beberapa langkah ini:

  1. Minum satu sendok makan sebelum makan berat
  2. Sebagai pencegahan, minum 1 sendok makan di pagi hari dan 1 setelah makan malam
  3. Untuk hasil yang lebih optimal, buatlah jam makan dan daftar makanan yang aman untuk penderita diabetes

Apakah memicu efek samping?

Sampai saat ini, tidak ada konsumen yang mengeluh adanya efek samping yang timbul akibat mengkonsumsi Bio Insuleaf. Justru sebagian besar konsumen yang mengkonsumsi Bio Insuleaf secara rutin merasakan dampak positif, seperti gula darah turun dalam waktu singkat.

Hal ini disebabkan Bio Insuleaf tidak menggunakan bahan kimia apapun, hanya meramu bahan-bahan alami. Jadi, para penderita diabetes dijamin tidak akan merasakan efek samping dari minum Bio Insuleaf.

Berapa harga Bio Insuleaf?

Paket Ringan (berisi 1 botol), Paket Sedang (isi 2 botol) dan Paket Kronis (isi 3 botol) dengan ukuran 1 botol @250ml

Jadi, jika kamu saat ini belum pernah konsumsi dan akan mencoba untuk mengobati diabetes yang masih ringan, maka bisa ambil Paket Ringan, mendapatkan 1 botol ukuran @250 ml dengan harga Rp. 195.000,-

Apabila kamu saat ini sedang mengidap sakit diabetes baru sekitar setahun ini, maka kamu bisa memesan Paket Sedang, mendapatkan 2 Botol ukuran @250 ml dengan harga Rp. 370.000,-

Apabila kamu sudah mengidap diabetes bertahun tahun, lebih dari setahun, maka sebaiknya kamu untuk mengambil Paket Kronis,  mendapatkan 3 Botol ukuran @250 ml dengan harga Rp. 555.000,-

Untuk mendapatkan PROMO BIO INSULEAF silakan klik link di bawah ini.

Pesan Bio Insuleaf

Satu pemikiran pada “Diabetes VS Merokok: Pengaruh Rokok Pada Gula Darah”

Tinggalkan komentar