Cara Suntik Insulin

4 Jenis-Jenis Suntik Insulin Bagi Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes tipe 1 dan sebagian penderita diabetes tipe 2 akan dianjurkan menggunakan pengobatan suntik insulin untuk mengontrol gula darah. Namun penggunaan ini harus sesuai dari arahan dokter dengan menyesuaikan tipe diabetes serta jenis insulin yang tepat.

Hal ini disebabkan dari jenis insulin bagi penderita diabetes yang bervariasi dengan waktu kerja maksimal dan durasi insulin yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kamu tidak boleh sembarangan menggunakan suntik insulin tanpa ada petunjuk.

Jenis-jenis suntik insulin

Berikut adalah jenis-jenis suntik insulin bagi penderita diabetes:

  1. Rapid-acting

Jenis insulin rapid-acting adalah suntik insulin kerja cepat atau penyerapan insulin pada tubuh dalam jangka waktu yang pendek. 

Umumnya yang menggunakan rapid acting adalah penderita gula darah tinggi atau hiperglikemia serta untuk mengontrol gula darah setelah makan.

Walaupun hasilnya dapat dilihat dalam waktu singkat, jenis insulin ini bertahan hingga 3 jam setelah penyuntikan.

  1. Short-acting

Short-acting insulin adalah suntik insulin reguler yang digunakan saat makan atau 25 menit sebelum makan. 

Berbeda dengan rapid-acting, suntik insulin jenis ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bekerja, yaitu sekitar 30 menit hingga 1 jam. Meskipun begitu, efek insulin akan bertahan lebih lama yaitu 6 hingga 8 jam.

  1. Intermediate-acting

Intermediate-acting atau kerja sedang adalah jenis insulin yang membutuhkan waktu lebih lama untuk masuk ke pembuluh darah dibandingkan dengan dua jenis sebelumnya.

Biasanya insulin ini direkomendasikan digunakan saat malam hari atau akan tidur karena efeknya bekerja lebih lama hingga 18 jam. Namun kamu tidak diperbolehkan menggunakan insulin ini berlebihan, cukup sekali sehari saja. 

  1. Long-acting insulin

Sama dengan intermediate-acting, insulin long-acting hanya digunakan satu kali sehari di waktu yang sama. Namun insulin ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memproses.

Menurut Health Line, long-acting insulin justru menjadi metode terbaik yang bisa penderita diabetes gunakan. Sebab efeknya bisa bertahan hingga 24 jam. Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan menggunakan insulin long-acting saat akan tidur, puasa, dan antara jam makan. 

Demikian ulasan mengenai jenis-jenis suntik insulin yang harus penderita diabetes ketahui. Dengan memahami tersebut akan membantu kamu mengetahui jenis-jenis suntik insulin mana yang sesuai dengan kondisi kamu.

Apabila kamu khawatir menggunakan suntik insulin, kamu bisa menggunakan obat lainnya yang lebih aman dan tanpa efek samping, yaitu Bio Insuleaf.

Gunakan Bio Insuleaf sebagai obat untuk menstabilkan gula darah dan mengatasi gejala-gejala diabetes. Bio Insuleaf akan membantu kamu mengatasi gula darah tinggi dalam waktu singkat serta awet lama.

Pesan Bio Insuleaf

Tinggalkan komentar