Seseorang menuang garam

KEMKES: Dampak Bahaya Makan Garam Terlalu Banyak

Garam kerap menjadi bumbu yang ada pada makanan-makanan kita konsumsi setiap harinya. Walau rasa asin pada garam dapat menambah kelezatan, ternyata garam sangat berbahaya bagi tubuh, loh.

Makan garam berlebihan bisa memicu berbagai penyakit. Lantas, apa saja dampak bahaya makan garam terlalu banyak bagi tubuh? Simak selengkapnya di bacaan ini.

Seseorang menuang garam

Bahaya makan garam terlalu banyak

  1. Pembengkakan tubuh

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung garam bisa memicu pembengkakan pada bagian tubuh tertentu.

Jika mata kerap bengkak setiap pagi, kamu patut waspadai bisa jadi tanda kadar garam berlebih pada tubuh.

Hal ini bisa terjadi karena kandungan air pada tubuh mencegah cairan untuk menjaga keseimbangan.

  1. Otot kejang

Saat garam masuk ke dalam tubuh dalam porsi yang berlebih, ini bisa mengganggu kinerja zat sodium dan potasium. Alhasil zat tersebut menjadi tidak seimbang, dan mempengaruhi kontraksi otot.

Oleh karena itu, kamu akan merasa otot mudah capek dan nyeri setelah makan garam berlebihan.

  1. Merusak ginjal

Ketidakseimbangan sodium dan protein yang berlebih pada ginjal bisa menyebabkan kerusakan ginjal. Sebab, air yang keluar akan lebih sedikit sehingga tubuh akan rentan terkena tekanan darah tinggi.

Alhasil tekanan darah tinggi menyebabkan ginjal tertekan dan merusak fungsi ginjal.

  1. Urinasi buruk

Kebanyakan makan garam juga memiliki dampak pada urinasi atau proses pembuangan urin. Warna urin kekuningan seperti pada umumnya, namun terdapat protein yang menunjukkan tanda gangguan ginjal.

Lama-lama tubuh akan dehidrasi sehingga urin lebih kental dan warnanya juga menggelap.

  1. Sakit kepala

Sering sakit kepala setelah makan? Bisa jadi makanan yang kamu konsumsi mengandung garam tinggi sehingga kepala terasa nyeri dan pusing. 

Kandungan garam berlebih menyebabkan tekanan darah semakin tinggi. Hal ini karena kandungan sodium yang menambah volume darah, dan memaksa menambah ruang pembuluh darah. 

Alhasil tekanan tersebut memicu sakit kepala berat.

Selain itu, garam juga berbahaya bagi penderita diabetes. Walau tidak mengandung gula, garam dapat menyumbang komplikasi diabetes yang dapat memperburuk kesehatan.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi garam berlebihan. Atur porsi garam sesuai kondisi kesehatan, terutama bagi penderita diabetes.

Untuk mengontrol gula darah tetap stabil, kamu sangat dianjurkan mengkonsumsi Bio Insuleaf yang bisa atasi gula darah tinggi.

Pesan Bio Insuleaf

Sumber

KEMKES

Tinggalkan komentar