dermopati diabetik

Mengenal Dermopati Diabetik Pada Penderita Diabetes

Penderita diabetes umumnya menunjukkan gejala yaitu adanya gangguan pada kulit yang dikenal dengan dermopati diabetik.

Tidak hanya berupa luka tetapi juga bercak-bercak kecoklatan yang muncul di sekitar tulang kering.

Untuk mengenal lebih lanjut mengenai dermopati diabetik, simak artikel ini hingga selesai!

Apa itu dermopati diabetik?

Dermopati diabetik adalah kondisi munculnya bercak kecoklatan pada area tulang kering yang kerap terjadi pada penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2. 

Bentuk dari penyakit ini bisa berupa lingkaran kecil berwarna coklat kemerahan pada kulit. Terkadang bercak tersebut terlihat seperti bekas luka.

Walau begitu, kondisi ini tidak memicu rasa gatal atau sakit jika disentuh. Biasanya bercak ini muncul pada area kaki. Terkadang satu kaki memiliki lebih banyak bercak serta muncul di bagian tubuh lain, seperti lengan dan paha.

Gejala dermopati diabetik

Dermopati diabetik kadang sulit dibedakan dengan bercak lain yang disebabkan oleh penyakit yang berbeda. Namun dermopati diabetik tidak memberikan efek apapun pada tubuh. 

Berikut adalah beberapa tanda jika Anda mengalami dermopati diabetik:

  • Bercak kemerahan dan kecoklatan
  • Berbentuk lingkaran atau oval
  • Muncul di beberapa bagian tubuh, terutama bagian kaki
  • Terkadang area kulit yang terkena bercak menjadi bersisik
  • Perubahan pada rambut
  • Area kulit tertentu lebih gelap dari sekitarnya
  • Bintik-bintik merah atau ungu

Penyebab

Sejauh ini, masih belum ada penelitian lebih lanjut mengenai apa penyebab dermopati diabetik.

Banyak peneliti maupun tenaga kesehatan meyakini bahwa bercak pada kulit akibat dari trauma pada kulit terutama jika Anda mengalami neuropati diabetik (kerusakan saraf akibat kenaikan gula darah).

Berikut adalah penyebab dermopati diabetik yang memiliki kaitan dengan komplikasi, yaitu:

  • Nefropati (gangguan ginjal)
  • Retinopati (gangguan mata)
  • Neuropati (gangguan saraf)

Faktor risiko

Dermopati diabetik akan terjadi pada seseorang yang mengalami kondisi berikut ini:

  • Memiliki riwayat diabetes melitus
  • Telah lama terkena penyakit diabetes
  • Usia 50 tahun ke atas
  • Laki-laki terlahir dengan diabetes
  • Terkena gula darah tinggi kronis

Walaupun bercak dermopati diabetik tidak menimbulkan rasa sakit atau gatal, kondisi ini sulit dihilangkan. Anda dapat mengatasi ini dengan cara ditutupi dengan make-up atau foundation

Baca Juga: 7 Cara Menyembuhkan Luka Diabetes Agar Tidak Amputasi

Langkah pencegahan

Jangan khawatir, Anda dapat mencegah risiko penyakit ini. Berikut adalah langkah-langkah pencegahan dan pengelolaan dermopati diabetik, yaitu:

1. Perawatan kulit: Menjaga kulit tetap bersih, lembap, dan terlindungi dapat membantu mengurangi risiko komplikasi kulit.

2. Hindari merokok dan konsumsi alkohol: Menghindari kebiasaan merokok dan alkohol dapat membantu melindungi pembuluh darah dan saraf.

3. Konsultasi dengan dokter: Konsultasikan dengan dokter atau ahli dermatologi untuk diagnosis dan perawatan yang tepat jika Anda mengalami gejala dermopati diabetik.

4. Kontrol gula darah: Menjaga gula darah dalam kisaran yang sehat adalah kunci untuk mencegah dan mengelola dermopati diabetik. Minum obat yang tepat termasuk dari bagian kontrol gula darah, salah satunya adalah mengonsumsi herbal Bio Insuleaf.

Jika Anda merasa tidak nyaman dengan kondisi dermopati diabetik, langkah paling bijak adalah menurunkan gula darah.

Untuk mengontrol gula darah dan mencegah demopati diabetik sebaiknya konsumsi Bio Insuleaf.

Bio Insuleaf adalah obat herbal yang memiliki manfaat untuk menontrol gula darah dan meringankan masalah dermopati diabetik. Jika Anda tertarik mengonsumsi minuman sehat ini, silakan klik link di bawah.

Pesan Bio Insuleaf

Tinggalkan komentar