Waktu tidur yang baik

Mengenal Waktu Tidur yang Baik Demi Kesehatan Tubuh

Bagi penderita diabetes, mengatur waktu tidur yang baik berperan besar untuk menjaga kesehatan. Banyak yang mengira jika mengelola pola makan saja sudah cukup, padahal kualitas tidur juga diperhitungkan.

Pasalnya, tidur di waktu yang tepat bisa membantu mengontrol gula darah sehingga dapat tercegah dari gejala diabetes. Nah, apabila kamu masih memiliki jadwal tidur berantakan, sebaiknya ubah dari sekarang. Kalau tidak, kamu akan menyesal di hari kemudian.

Waktu tidur yang baik

Lantas, bagaimana waktu tidur yang baik? Berikut ulasan lengkapnya yang telah disadur dari berbagai sumber.

  • Usia 0 – 13 bulan: 14-17 jam sehari
  • Usia 4 – 11 bulan: 12-15 jam sehari
  • Usia 1 – 2 tahun: 11-14 jam sehari
  • Usia 3 – 5 tahun: 10-13 jam sehari
  • Usia 6 – 13 tahun: 9-11 jam sehari
  • Usia 14 – 17 tahun: 8-10 jam sehari
  • Usia 18 – 25 tahun 7-9 jam sehari
  • Usia 26 – 64 tahun: 7-9 jam sehari
  • Usia 65 tahun: 7-8 jam sehari

Adanya rincian mengenai waktu tidur yang baik seperti di atas diharapkan dapat membantu kamu. Namun kamu tahu jika terkadang sesekali kita tidak sesuai waktu tidur ideal.

Biasanya halangan tersebut disebabkan karena beberapa faktor, meliputi:

  1. Kecemasan

Faktor kecemasan yang berujung pada stres adalah salah satu faktor utama yang sering membuat seseorang sulit tidur. Hal ini bisa terjadi karena otak tidak berhenti memikirkan sesuatu, apalagi pikiran tersebut cenderung negatif.

Alhasil otak memberi sinyal pada mata untuk tetap terjaga, rasa kantuk juga berkurang drastis. Sama halnya dengan otot tubuh, otot mengalami ketegangan dan susah rileks.

  1. Alergi

Memiliki masalah alergi juga berpengaruh pada kualitas tidur. Sebab, alergi yang kumat akan membuatmu sulit tertidur cepat. Apalagi kalau alergi tersebut menimbulkan gatal pada kulit, bisa jadi di tengah tertidur kamu akan terbangun.

  1. Apnea atau masalah pernapasan

Jika kamu memiliki masalah pernafasan, kamu akan sering terbangun di tengah malam. Pasalnya masalah pernafasan membuat tidak nyaman apalagi di posisi terlentang.

  1. Pola hidup buruk

Pola hidup yang tidak teratur juga berdampak besar pada kualitas tidur. Jika kamu makan makanan yang buruk, kualitas tidurmu juga ikut berpengaruh. Ditambah lagi jika kamu tidak pernah olahraga.

Sebaiknya perbaiki gaya hidupmu agar kualitas tidur bisa kembali membaik. Mulailah dengan mengkonsumsi makanan sehat serta rutin berolahraga.

Mengatur waktu tidur juga sangat disarankan bagi kamu yang menderita diabetes. Sebab, mengatur waktu tidur yang baik bisa membantu kamu meningkatkan kualitas tidur sehingga gula darah tetap terkontrol dan tercegah dari risiko diabetes berat.

Selain itu, konsumsi juga Bio Insuleaf untuk mencegah terjadinya lonjakan gula darah dan mengurangi gejala diabetes.

Pesan Bio Insuleaf

Sumber

Alodokter

Kemkes

Tinggalkan komentar