Penderita diabetes sebabkan stroke

Penderita Diabetes Rentan Terkena Stroke, Ini Faktanya!

Tahukah Anda, penderita diabetes sangat rentan pada stroke. Hal ini bisa terjadi karena gula pada darah terlalu tinggi yang bisa merusak pembuluh darah.

Kandungan gula yang berlebihan dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku dan penumpukan timbunan lemak.

Risiko terjadinya penyakit stroke akan semakin meningkat jika penderita sudah berusia di atas 50 tahun. Umumnya penyakit ini mudah menyerang seseorang yang memiliki kebiasaan buruk, seperti merokok, minum alkohol, jarang berolahraga, obesitas, serta memiliki riwayat penyakit jantung atau hipertensi.

Gejala stroke pada penderita diabetes

Di bawah ini adalah beberapa tanda jika terkena stroke:

1. Wajah tampak turun pada satu sisi

Sebelah wajah penderita stroke akan mengalami kelemahan atau kelumpuhan, sehingga kelopak mata dan sudut bibir terlihat turun.

2. Kelemahan pada satu sisi anggota gerak

Penderita stroke juga dapat mengalami kelemahan atau kelumpuhan lengan dan tungkai pada salah satu sisi tubuh.

3. Kesulitan berbicara

Stroke dapat membuat penderitanya mengalami kesulitan untuk berbicara, bicaranya pelo, atau bahkan tidak mampu bicara sama sekali meskipun terlihat sadar.

Selain itu, keluhan lain yang sering timbul ketika seseorang mengalami stroke adalah gangguan kesadaran, sakit kepala yang berat, kehilangan keseimbangan, gangguan penglihatan, dan mengompol akibat inkontinensia urine. Inkontinensia urine pada penderita stroke terjadi karena adanya kelemahan pada otot-otot yang berfungsi untuk menahan urine.

Pertolongan pertama untuk penderita stroke

Penderita stroke perlu mendapatkan pertolongan medis sesegera mungkin setelah gejala muncul. Bahkan, AHA (American Heart Association) menyebutkan “time lost brain lost” ketika seseorang mengalami stroke diperlukan, karena semakin banyak waktu yang hilang, kerusakan otak yang terjadi akan semakin parah.

Golden period atau waktu emas penanganan stroke adalah 6 jam setelah serangan atau gejalanya muncul. Deteksi dan penanganan yang cepat dan tepat akan menentukan kondisi pasien dan menurunkan risiko komplikasi yang mungkin muncul ke depannya.

Berikut ini adalah pertolongan pertama yang bisa dilakukan ketika terdapat orang atau keluarga di sekitar Anda mengalami gejala stroke:

  • Segera dibawa ke rumah sakit terdekat.
  • Pastikan orang yang mengalami stroke berada dalam posisi yang aman dan nyaman.
  • Apabila penderita mengalami kesulitan bernapas, longgarkan pakaian atau apa pun yang mengganggunya bernapas, misalnya dasi atau syal.
  • Hindari memberikan makanan, minuman, atau obat apa pun, hingga dokter menyarankan sebaliknya.
  • Apabila muncul gejala kesulitan untuk menelan, miringkan posisi mereka.

Dalam kondisi darurat, dokter akan memberikan penanganan sesegera mungkin untuk memastikan kondisi pasien tetap stabil. Kemudian, dokter akan memberikan pengobatan sesuai dengan penyebab dan kondisi yang memicu stroke.

Pada stroke yang disebabkan oleh diabetes, umumnya penanganan yang dilakukan oleh dokter adalah memberikan pengobatan untuk mengendalikan kadar gula darah penderita.

Hati-hati, penderita diabetes lebih berisiko terkena stroke, apalagi jika kadar gula darahnya tidak terkontrol. Oleh karena itu, cek kadar gula darah secara teratur, rutin kontrol ke dokter, dan jalani pola hidup yang sehat.

Cara tepat mengelola diabetes

1. Konsumsi makanan yang tepat

Pengaturan makan dilakukan dengan menerapkan pola makan rendah kalori dan kaya serat. Mengurangi karbohidrat dengan membatasi nasi atau karbohidrat sederhana lainnya.

Sebagai gantinya, perbanyak protein, serta sayuran yang kaya serat. Konsumsi buah harus diatur, sebaiknya bukan buah yang terlalu manis.

Penderita diabetes tidak harus pantang makanan tertentu. Makanan apa saja boleh asal dibatasi. Apalagi yang kandungan gulanya tinggi, sangat tidak boleh berlebihan.

Pola makan yang dianjurkan bagi penderita diabetes adalah prinsip 3J yaitu tepat jumlah, tepat jawal, dan tepat jenis.

Konsepnya adalah gizi seimbang, yakni karbohidrat 25%, sayurannya 50% dan baru lauk pauk protein (ikan atau daging) 25%.

2. Aktif bergerak dan olahraga teratur

Jangan malas melakukan akivitas fisik untuk mencegah diabetes. Olahraga sangat efektif membantu tubuh mengelola gula darah, sehingga gula tidak menumpuk di aliran darah. 

Bagi yang sudah terdiagnosis diabetes, lakukan senam diabetes 3 kali seminggu. Olahraga rutin bisa menekan kadar gula darah sampai 7-20 kali lipat. Jadi olahraga itu sangat penting untuk penyandang diabetes.

Pilih jenis olahraga yang tepat. Bagi yang kelebihan berat badan, sebaiknya pilih olahraga yang low impact. Sebaiknya dilakukan bersama-sama agar lebih semangat dan tidak stres.

3. Rutin cek gula darah

Kadar gula darah harus dipantau atau dicek secara berkala. Penderita diabetes sebaiknya bisa melakukan sendiri, tidak perlu bantuan orang lain.

Jika gula darah sudah terkontrol, cek gula darah mandiri cukup 1 kali sebulan, tergantung kondisi.

Orang yang berisiko diabetes, seperti memiliki kelebihan berat badan, kurang olahraga, dan memiliki riwayat keluarga dengan diabetes juga sebaiknya tes gula darah secara rutin. Tujuannya agar diabetes bisa terdeteksi sedini mungkin.

4. Mengonsumsi Bio Insuleaf

Belakangan obat herbal jadi idola sebagian masyarakat. Maklum saja, obat herbal mudah ditemukan atau bisa dibuat sendiri di rumah.  Selain itu, obat herbal dipercaya aman untuk dikonsumsi dan minim efek samping. 

Untuk Anda yang sedang menderita penyakit diabetes ada cukup banyak pilihan obat herbal yang bisa dikonsumsi. 

Seperti Bio Insuleaf obat herbal yang dipercaya efektif mengobati penyakit diabetes.

Bio Insuleaf ini ramuan herbal yang diolah dan disatukan dengan cara tiga tekhnik ekstraksi sehingga menghasilkan energi  penyembuhan dari alam yang bermanfaat mengurangi gulah darah pada penderita diabetes.

Bio Insuleaf teruji secara ilmiah dapat membantu meringankan gejala kencing manis dalam waktu relatif singkat dan telah melalui proses Sertifikasi BPOM RI dengan nomor pendaftaran tertera di setiap kemasan.

Pesan Bio Insuleaf

DIabete sebabkan stroke

Tinggalkan komentar